Peran media massa dalam mempercepat penyelesaian kasus besar memang sangat penting. Media massa memiliki kekuatan untuk memberikan informasi secara luas dan cepat kepada masyarakat sehingga dapat memberikan tekanan kepada pihak yang berwenang untuk menyelesaikan kasus tersebut dengan segera.
Menurut pakar hukum pidana, Prof. Dr. Indriyanto Seno Adji, S.H., M.Hum., media massa memiliki peran yang strategis dalam mempercepat penyelesaian kasus besar. “Dengan adanya liputan media massa yang intensif, pihak yang berwenang akan merasa terdorong untuk segera menyelesaikan kasus tersebut agar tidak terkesan lamban di mata publik,” ujarnya.
Salah satu contoh kasus besar yang cepat terselesaikan berkat peran media massa adalah kasus korupsi e-KTP. Berkat liputan media massa yang terus menerus, kasus ini akhirnya mendapat perhatian serius dari pihak yang berwenang dan pelakunya berhasil ditangkap dan diadili. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran media massa dalam menekan penyelesaian kasus besar.
Namun, perlu diingat bahwa peran media massa juga harus diimbangi dengan etika jurnalistik yang tinggi. Menurut Dewan Pers, media massa harus menjaga kebenaran dan keadilan dalam meliput sebuah kasus agar tidak menimbulkan opini yang tendensius di masyarakat.
Dalam konteks ini, Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo, menekankan pentingnya media massa sebagai pilar keempat demokrasi harus bertanggung jawab dalam memberikan informasi yang akurat dan seimbang. “Media massa harus mampu menjaga independensi dan tidak terprovokasi oleh kepentingan tertentu dalam meliput sebuah kasus besar,” tuturnya.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peran media massa dalam mempercepat penyelesaian kasus besar memang sangat penting. Namun, media massa juga harus menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab agar tidak menimbulkan konflik dan kebingungan di masyarakat. Semoga dengan adanya kerjasama antara media massa dan pihak berwenang, penyelesaian kasus besar di Tanah Air dapat berjalan dengan lancar dan adil.