Psikolog memainkan peran yang sangat penting dalam proses pemulihan korban trauma. Dalam situasi yang penuh dengan emosi dan kebingungan, peran psikolog dalam mendukung kesembuhan emosional korban tidak bisa dianggap remeh.
Menurut Dr. Irma Hidayana, seorang psikolog klinis, “Psikolog memiliki peran penting dalam membantu korban mengatasi trauma yang mereka alami. Dengan pendekatan yang tepat, psikolog dapat membantu korban memahami dan mengelola emosi mereka, sehingga proses pemulihan dapat berjalan lebih lancar.”
Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Anwar Santoso, seorang ahli psikologi traumatik, ditemukan bahwa korban yang mendapatkan dukungan dari psikolog memiliki tingkat kesembuhan emosional yang lebih tinggi dibandingkan dengan korban yang tidak mendapatkan bantuan psikolog. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran psikolog dalam proses pemulihan korban.
Psikolog juga dapat membantu korban untuk menemukan cara-cara baru dalam menghadapi trauma yang mereka alami. Dengan memberikan support dan mengajarkan teknik-teknik coping yang efektif, psikolog dapat membantu korban untuk bangkit dan melangkah maju dari kejadian traumatis yang mereka alami.
Dalam sebuah wawancara dengan Prof. Dr. Andi Mappiare, seorang pakar psikologi klinis, beliau menyatakan bahwa “Psikolog dapat menjadi teman yang mendengarkan dan mendukung korban dalam proses pemulihan mereka. Dengan kehadiran psikolog, korban merasa didengarkan dan dipahami, sehingga proses pemulihan emosional dapat berjalan lebih baik.”
Dengan demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa peran psikolog dalam pemulihan korban sangatlah penting. Dukungan dari psikolog dapat membantu korban untuk mengatasi trauma dan memulihkan kesembuhan emosional mereka. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memberikan perhatian yang lebih terhadap peran psikolog dalam mendukung kesembuhan emosional korban.