Kekerasan dalam rumah tangga merupakan masalah yang sering terjadi di masyarakat kita. Banyak kasus kekerasan yang terjadi di rumah tangga tidak dilaporkan dan sering kali terjadi di balik pintu tertutup. Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan, karena kekerasan dalam rumah tangga dapat menyebabkan dampak yang sangat buruk bagi korban, baik secara fisik maupun psikologis.
Dalam mengatasi kekerasan dalam rumah tangga, tindakan yang perlu dilakukan adalah segera menghentikan tindakan kekerasan tersebut. Menurut Dr. Irene Fernandez, seorang pakar psikologi, “Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menghentikan kekerasan tersebut agar korban dapat merasa aman.” Hal ini penting dilakukan agar korban tidak mengalami trauma yang lebih parah.
Selain itu, penting juga untuk melaporkan kekerasan yang terjadi kepada pihak yang berwenang, seperti kepolisian atau lembaga perlindungan korban kekerasan. Menurut data Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan), pada tahun 2020 terdapat 431.248 laporan kekerasan terhadap perempuan, dan 86% di antaranya adalah kekerasan dalam rumah tangga. Oleh karena itu, melaporkan kekerasan yang terjadi sangat penting untuk menindaklanjuti kasus tersebut.
Selain itu, penting juga untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada korban kekerasan dalam rumah tangga. Menurut Yohana Yembise, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, “Korban kekerasan dalam rumah tangga membutuhkan dukungan dan perlindungan dari lingkungan sekitarnya.” Oleh karena itu, sebagai masyarakat kita juga perlu memberikan dukungan kepada korban kekerasan dalam rumah tangga agar mereka dapat pulih dan mendapatkan keadilan.
Dalam mengatasi kekerasan dalam rumah tangga, kerjasama antara pemerintah, lembaga perlindungan korban kekerasan, dan masyarakat sangat diperlukan. Dengan adanya kerjasama yang baik, diharapkan kasus kekerasan dalam rumah tangga dapat diminimalisir dan korban dapat mendapatkan perlindungan yang layak. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memberantas kekerasan dalam rumah tangga dan menciptakan lingkungan yang aman dan damai bagi semua orang. Semoga dengan tindakan yang tepat, kekerasan dalam rumah tangga dapat diatasi dan tidak terjadi lagi di masyarakat kita.